Rabu, 27 Mei 2015

Didatangi Komnas Anak, Ortu Angkat Angelin Naik Darah




Jakarta - Angeline, 8, asal Denpasar Bali dikabarkan menghilang dari rumahnya di jalan Sedap Malam, Kesiman, Denpasar pada 16 Mei lalu. Terhitung, sudah sekitar dua minggu Angeline belum diketahui keberadaannya.

Komnas Anak diwakili Arist Merdeka Sirait pun turun tangan dan meninjau lokasi di mana hilangnya Angelina yang juga tempat terakhir bocah perempuan itu terlihat. Saat berkunjung, Arist sempat beradu mulut dengan ibu angkat Angeline, Telly.

Kepada Telly, Arist mempertanyakan kronologis hilangnya Angeline. Ia pun mengaku cukup prihatin melihat kondisi rumah yang ditinggali Angeline, sebab, rumah itu dikelilingi kandang binatang ternak dan sejumlah anjing yang menimbulkan bau tak sedap.

Arist juga menambahkan, dalam pertemuan dihasilkan kesepakatan bersama kedua lembaga akan saling memberikan informasi jika menemukan keberadaan Angeline yang sudah lebih dari seminggu belum ditemukan. 

"Kami dengan pihak kepolisian sudah melakukan kesepakatan bersama saling memberikan informasi jika menemukan adik Angeline. Kerjasama yang baik ini, dengan harapan dapat segera ditemukan. Pihak kepolisian juga sudah bekerja keras untuk mencari hilangnya anak itu," tegas dia. 

Dilaporkan juga ke polisi dari hasil kunjungan Komnas Perlindungan Anak bahwa orangtua angkat Angeline yang bernama Margareta adalah sosok wanita yang temperamental. Apalagi dengan ancaman akan membunuh siapa pun yang akan mengambil alih pengasuhan anak untuk pengembalian mental si anak oleh Komnas Perlindungan Anak. 

Diperoleh informasi, sikap temperamental itu diduga menjadi salah satu pemicu hilangnya anak tersebut. Lalu, berdasarkan hasil investigasi orang dekat, Angeline kerap mengalami penyiksaan baik fisik, maupun mental. Tim Reaksi Cepat Komnas Perlindungan Anak akan bertindak untuk menyelamatkan anak dengan mengambil alih sementara pengasuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar